Miras, Narkotika hingga Knalpot Brong Dimusnahkan, Ngatiyana Ajak Warga Jaga Kondusivitas Cimahi
Cimahi,Jumat(02/10/2026) Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat kembali dilakukan secara bersama-sama. Wali Kota Cimahi Ngatiyana bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat menghadiri pemusnahan barang bukti berupa minuman keras ilegal, narkotika, serta knalpot brong, Jumat (2/10/2026).
Pemusnahan tersebut menjadi bagian dari langkah penegakan hukum sekaligus upaya menekan peredaran berbagai barang yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat.
Bagi Pemerintah Kota Cimahi, kegiatan tersebut tidak semata-mata merupakan proses pemusnahan barang bukti. Lebih jauh, langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya preventif untuk menciptakan lingkungan yang aman, terutama bagi generasi muda.
Ngatiyana menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparat dan petugas yang terus membangun sinergi dalam menjaga keamanan wilayah.
“Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran dan petugas yang terus bekerja, bersinergi, serta hadir di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah,” ujar Ngatiyana.
Menurutnya, penegakan aturan harus berjalan beriringan dengan upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat. Karena itu, pemberantasan peredaran barang ilegal dan berbagai bentuk gangguan ketertiban harus menjadi perhatian bersama.
“Ini bukan sekadar penegakan aturan, tetapi ikhtiar bersama untuk melindungi masyarakat dan menjaga masa depan generasi muda,” katanya.

Ngatiyana juga mengingatkan bahwa menjaga keamanan dan kondusivitas daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum maupun pemerintah. Peran masyarakat, menurutnya, sangat menentukan, terutama dalam membangun kepedulian sejak dari lingkungan keluarga.
Ia mengajak masyarakat untuk aktif menciptakan lingkungan yang aman serta tidak memberikan ruang bagi peredaran narkotika, minuman keras ilegal maupun aktivitas lain yang dapat mengganggu ketenteraman.
“Mari terus jaga keamanan dan kondusivitas Kota Cimahi, dimulai dari keluarga, lingkungan, dan kepedulian kita bersama,” pungkasnya.
Sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pemusnahan barang bukti. Upaya pencegahan dan pengawasan di lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan keamanan sekaligus melindungi generasi muda dari berbagai ancaman sosial.
Nani P.
![]()
