Uncategorized

YJI Jabar dan PERKI Bandung Raya Gelar Seminar Hari Jantung Sedunia 2026: Dorong Kebugaran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

​BANDUNG Rendahnya tingkat kebugaran jasmani dan aktivitas fisik di kalangan generasi muda menjadi tantangan serius bagi pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Berdasarkan data penyelenggara, tingkat kebugaran anak dan remaja usia 10 hingga 30 tahun yang masuk kategori baik atau baik sekali saat ini masih berkisar di angka 5,04 hingga 6,79 persen.
​Menyikapi kondisi tersebut, Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Provinsi Jawa Barat bersama Perkumpulan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Bandung Raya menggelar Seminar Kesehatan Kardiovaskular dalam rangka Peringatan Hari Jantung Sedunia 2026. Kegiatan ini dilangsungkan pada Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 07.30–13.00 WIB, bertempat di Aula Rooftop Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro No. 27, Bandung.
​Acara ini menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan jantung sejak dini, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun budaya hidup sehat demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
​Investasi Penting untuk Masa Depan Bangsa
​Ketua YJI Cabang Provinsi Jawa Barat, DR. Komar Hanifi, dr., MKM., menegaskan bahwa pencegahan penyakit jantung harus dimulai melalui edukasi dan pembiasaan gaya hidup sehat sejak usia dini.
​”Menjaga kesehatan jantung merupakan investasi penting bagi masa depan generasi Indonesia. Kita perlu memperkuat upaya pencegahan melalui aktivitas fisik teratur, pola makan seimbang, dan kebiasaan hidup sehat. Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul, tetapi juga sehat dan bugar,” ujar Dr. Komar.
​Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kebugaran generasi muda tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, institusi pendidikan, keluarga, hingga masyarakat luas.

.


​Senada dengan hal tersebut, Ketua PERKI Bandung Raya, dr. Badai Bhatara Tiksnadi, M.M., Sp.JP, Subsp.P.R.Kv(K), FIHA, FasCC, menekankan pentingnya sinergi antara tenaga medis dan gerakan masyarakat untuk memperluas edukasi pencegahan penyakit kardiovaskular.
​”PERKI Bandung Raya berkomitmen mendukung langkah YJI Jawa Barat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan jantung. Kolaborasi lintas sektor sangat penting agar edukasi tidak berhenti pada penyampaian informasi, tetapi juga mendorong perubahan perilaku yang nyata,” ungkap dr. Badai.
​Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Hj. Enny H.R. Soebari, SH., MH.CN, berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak berkelanjutan yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
​”Kami berharap pengetahuan yang diperoleh melalui seminar ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan disebarluaskan kembali kepada keluarga serta komunitas masing-masing, sehingga kesadaran menjaga kesehatan jantung menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat,” tuturnya.
​Kolaborasi Lintas Sektor dan Pesan Utama
​Seminar Kesehatan Kardiovaskular ini terselenggara berkat kolaborasi erat antara:
​YJI Cabang Provinsi Jawa Barat
​PERKI Bandung Raya
​Pemerintah Provinsi Jawa Barat & DPRD Provinsi Jawa Barat
​Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat & DP3AKB Provinsi Jawa Barat
​RSUD Welas Asih, Rumah Sakit Murni Teguh, dan Rumah Sakit Jantung Paramartha
​Melalui peringatan Hari Jantung Sedunia 2026 ini, YJI Jawa Barat mengajak seluruh masyarakat untuk menerapkan langkah-langkah sederhana namun konsisten dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:
​Lebih aktif bergerak dan rutin berolahraga.
​Menerapkan pola makan seimbang.
​Menghindari rokok.
​Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sesuai kebutuhan.
​Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menjadi bagian dari gerakan bersama demi mewujudkan masyarakat Jawa Barat yang lebih sehat serta menyiapkan generasi Indonesia yang prima menyongsong tahun 2045.
​Sekilas Profil Penyelenggara
​Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Provinsi Jawa Barat: Bagian dari gerakan nasional YJI yang berdedikasi meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan jantung melalui edukasi, pencegahan, dan pembudayaan gaya hidup sehat lewat kolaborasi bersama pemerintah, tenaga kesehatan, dan komunitas.
​PERKI Bandung Raya: Cabang dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (berdiri sejak November 1957; PERKI Bandung Raya sendiri berdiri sejak 1979 dengan sekitar 120 anggota). Organisasi ini aktif mengedukasi masyarakat terkait pencegahan primer dan sekunder penyakit jantung, serta rutin mengadakan bakti sosial, skrining kesehatan jantung, hingga deteksi dini penyakit jantung bawaan.

DRII.

Loading