Penutupan Pasanggiri Jaipong Kreasi, DKKC dan KORMI Berikan Dukungan Penuh
Cimahi, Selasa (02/06/2026)
Pasanggiri Jaipong Kreasi yang berlangsung selama dua hari, dari tanggal 30–31 Mei 2026, usai sudah. Kegiatan yang digelar oleh Yayasan Jati Sunda Amarta, bertempat di Basemen Pertokoan Cimahi Mall, telah selesai dilaksanakan. Penutupan kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC) beserta jajaran pengurus, serta Anggota DPRD dari Fraksi NasDem yang juga menjabat sebagai Ketua KORMI Kota Cimahi, H. Enang Sahri Lukmansyah.
Dalam keterangannya, Ketua DKKC yang diwakili oleh Wakil Ketua II Bidang Pertunjukan, Kang Atta Bahri, mengungkapkan:
“Pada intinya, kami dari DKKC akan selalu mendukung kegiatan seni budaya yang ada di Kota Cimahi, khususnya dalam pengembangan dan pelestarian kebudayaan. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Jati Sunda ini sangat membantu program-program yang ada di DKKC.
Kami mengajak kepada segenap seniman dan budayawan yang ada di Kota Cimahi untuk tetap berkarya dengan segala keterbatasan dan kemampuan yang ada. Tugas kami adalah memastikan bahwa kegiatan seni dan budaya di Kota Cimahi tetap bergerak, walaupun dengan segala keunggulan dan keterbatasan yang ada.
Untuk kegiatan Pasanggiri Jaipong Kreasi yang dilaksanakan oleh Sunda Jati, saya mewakili DKKC mengapresiasi digelarnya kegiatan ini. Semoga dengan terus dilaksanakannya kegiatan seperti ini, akan muncul bibit-bibit penerus yang lebih baik lagi dan tentunya lebih berprestasi,” ungkap Atta Bahri.
Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua KORMI Kota Cimahi, H. Enang Sahri Lukmansyah, memberikan tanggapan terkait pelaksanaan Pasanggiri Jaipong Kreasi.
“Kami dari KORMI Kota Cimahi hari ini cukup padat kegiatan. Setelah tadi menghadiri kegiatan HUT Yayasan Jantung Sehat, kemudian di Asih Putra menghadiri kegiatan pencak silat, dan sekarang kami hadir pada kegiatan Pasanggiri Jaipong di Cimahi Mall ini.

Hal ini merupakan bentuk dukungan kami. Tentu bagi kami, hal ini sesuatu yang luar biasa karena masih ada orang yang peduli terhadap seni budaya tradisi di tengah modernisasi saat ini. Ibu Puspa dari Sunda Jati, saya sangat mengapresiasi digelarnya acara ini.
Namun, ada satu hal yang harus menjadi bahan evaluasi. Pasanggiri tingkat Jawa Barat, tetapi tempatnya masih dengan kondisi seperti ini. Namun jangan pesimis, ke depan jika sudah bisa memperlihatkan kualitas penyelenggaraan, kami akan membantu agar kegiatan menjadi lebih baik lagi. Salah satunya adalah Technopark, yang sangat layak untuk melaksanakan kegiatan tingkat Jawa Barat.
Jangan sampai terjadi lagi seperti sekarang ini, kegiatan dilaksanakan di basemen mall. Walaupun sebetulnya masyarakat sambil menunggu bisa berkeliling dan berbelanja di mall ini. Masukan saya adalah tempatnya harus diperbaiki. Saya kira itu dari saya, dan ke depan saya akan mendukung kegiatan berikutnya,” terang Enang Sahri.
Salah satu orang tua yang anaknya menjadi peserta Pasanggiri Jaipong memberikan tanggapan positif atas digelarnya acara tersebut. Sebut saja Ibu Melati dari Citapen, Kabupaten Bandung Barat.
“Kami sangat mendukung Pasanggiri Jaipong Kreasi ini dan berharap kegiatan ini dilaksanakan secara terus-menerus dan berkesinambungan agar dapat mengasah bakat dan potensi anak-anak kami.
Saya berharap kepada pihak pemerintah agar hadir dalam acara seperti ini sehingga dapat menjadi motivasi bagi para peserta pasanggiri. Dengan mengikuti kegiatan seperti ini akan menambah pengalaman bagi anak-anak kami, dan jika menjadi juara itu hanyalah bonus dari proses yang telah dilaksanakan,” pungkas Ibu Melati dari Citapen, Kabupaten Bandung Barat.
Nani P.
![]()
